-

Seputar Kalsel



  • Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 2 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 3 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 4 Description.
Showing posts with label Banjarmasin. Show all posts
Showing posts with label Banjarmasin. Show all posts

Konprov PWI Kalsel Bahas Upaya Peningkatan SDM

Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sasongko. (Antaranews Kalsel/)
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Konferensi Provinsi (Konprov) Persatuan Wartawanan Indonesia Kalimantan Selatan yang berlangsung di Banjarmasin, Sabtu antara lain membahas upaya peningkatan sumber daya manusia dari anggota organisasi tersebut.

Sebagaimana sambutan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor serta Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sasongko pada pembukaan konprov tersebut, peningkatan sumber daya manusia (SDM) bagi anggota PWI merupakan keniscayaan.

Pasalnya ke depan tantangan insan pers (termasuk anggota PWI), terutama dalam dunia jurnalistik semakin berat seiring perkembangan serta kemajuan informasi teknologi (IT).

Sebagai contoh dari perkembangan dan kemajuan IT, belakangan ini media dalam jaringan (daring) atau on line juga semakin tumbuh dan berkembang.

"Dampak dari pertumbuhan, perkembangan dan kemajuan media daring tersebut, belakangan ini tidak sedikit media cetak yang tutup, karena masyarakat banyak mengganderungi media daring," ujar Sasongko yang mewakili Ketua Umum PWI Pusat.

Oleh sebab itu, dalam Konprov PWI Kalsel yang berlangsung sehari penuh tersebut merekomendasikan atau berkomitmen perlu pendidikan dan pelatihan secara berjenjang dan berkelanjutan terhadap anggotanya.

Dalam rekomendasi peningkatan SDM tersebut juga mensyaratkan secara mutlak bagi anggota PWI Kalsel yang tersebar pada 13 kabupaten/kota untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Karena Dewan Pers juga merekomendasikan UKW sebagai persyaratan bagi isan pers di Indonesia yang berkompeten melaksanakan tugas-tugas jurnalistik.

Rekomendasi terkait peningkatan SDM tersebut sejalan tema Konprov PWI Kalsel 2017, yaitu "Bersama Mewujudkan PWI yang Profesional, Beretika, dan Bermartabat".

Konprov PWI Kalsel 2017 itu, selain berhasil menyusun program kerja, dan membuat rekomendasi organisasi, juga memilih ketua baru, yaitu Zainal Helmi untuk periode 2017 - 2022 menggantikan Fathurrahman yang sudah dua periode.

Sebelumnya ada tiga bakal calon Ketua PWI Kalsel periode 2017 - 2022 masing-masing Irhamsyah Safari (Banjarmasin Post), Ranta Sari Dewi (TVRI Kalsel), serta Zainal Helmi (Mata Banua).
Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Zainal Helmie Terpilih Menjadi Ketua PWI Kalsel

Zainal Helmie (kanan) terpilih menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan periode 2017-2022 dalam konferensi organisasi kewartawanan tersebut di Banjarmasin, Sabtu.(Antaranews Kalsel)
"... berhasil mengungguli dua calon Ketua PWI Kalimantan Selatan (Kalsel)."
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Zainal Helmie terpilih menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan periode 2017-2022 dalam konferensi organisasi kewartawanan tersebut di Banjarmasin, Sabtu.

Ketika pemungutan suara pada konferensi provinsi (konprov) 2017 itu Helmie yang Redaktur Pelaksana Harian Mata Banua dan sebelumnya sebagai sekretaris organisasi tersebut, berhasil mengungguli dua calon Ketua PWI Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dalam visi-misi sebelum pemungutan suara, Helmie menyatakan, akan berusaha meningkatkan kebersamaan guna kemajuan PWI Kalsel yang merupakan organisasi kewartawanan tertua dan terbesar di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota itu.

Selain itu, berjanji akan memboyong semua atlet PWI Kalsel berprestasi ke Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Papua tahun 2022 sebagaimana halnya saat Porwanas di Jawa Barat 2016.

Kandidat atau calon Ketua PWI Kalsel lain, yaitu H Irhamsyah Safari yang juga Manajer Redaksi Harian Banjarmasin Post serta Ratna Sari Dewi dari TVRI Kalsel.

Zainal Helmie tersebut sebelumnya Sekretaris PWI Kalsel selama dua periode mendampingi Fathurrahman yang mengakhiri masa jabatan periode kedua organisasi kewartawanan tingkat provinsi itu.

PWI Kalsel juga menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov), Jumat, dengan agenda antara lain menyusun program kerja serta mengevaluasi program kerja terdahulu guna kemajuan organisasi tersebut ke depan./A
Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Dewan Datangi Puskesmas Sungai Bilu Yang Ambles

Para Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin.(Antaranews Kalsel)
Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mendatangi Puskesmas Sungai Bilu di Jalan Veteran untuk melihat langsung kondisi ambles lantai Puskesmas tersebut yang terjadinya pada Jumat (14/7).

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Sri Nurnaningsih saat di lokasi, Senin, menyatakan keperihatinannya atas bangunan Puskesmas yang berumur 13 tahun tersebut sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi, padahal harusnya masih layak.

"Banyak bangunan tua daripada ini masih bisa berdiri kokoh, ini kita duga memang ada kesalahan konstruksi dari awalnya," ujar politisi Demokrat tersebut.

Harusnya, kata Sri, kalau dikelola dengan baik aset ini dengan pengawasan yang intensif pastinya tidak akan terjadi hal tersebut.

"Apalagi menurut petugas Puskesmas tersebut kondisi bangunan ini sudah dua kali dilaporkan ke dinas terkait dan pemerintah kota, tetap sayangnya tidak ditanggapi serius," katanya.

Konstruksi bangunan Puskesmas tidak layak lagi untuk didiami lantaran sebagian penyangga pondasinya mengalami kelapukan, lantaran terbuat dari kayu.

"Memang ada beberapa kayu ulin, tapi ada pula kayu biasa, harusnya bangunan sebesar ini pakai pondasi cor semen," katanya.

Akibat tidak permanen tersebut, mengakibatkan kejadian yang membahayakan bagi petugas uskesmas dan pasien. Namun saat kejadian tidak ada korban yang terluka parah.

"Tapi kita dengar ada beberapa petugas puskesmas yang tertimpa lemari, untungnya saat kejadian itu waktu istirahat, jadi tidak ada pasien," ujarnya.

Bagi dia, perbaikan atau pembangunan ulang puskesmas ini harus segera dilakukan, sebab demi pelayanan kesehatan masyarakat di daerah sana, sebab bangunan yang disewa untuk kegiatan Puskesmas Sungai Bilu saat ini tidak representatif.

"Kita minta juga Puskesmas lainnya yang usianya di atas 10 tahun untuk dilihat konstruksinya saat ini, untuk waspada tidak terulang lagi kejadian tersebut," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin H Lukman Hakim mengaku, pihaknya tidak mengetahui secara teknis mengapa bangunan itu bisa ambruk.

"Menurut pihak Dinas PU, memang bangunan itu sudah tidak bisa atau layak digunakan lagi. Jadi harus pindah," kata Lukman.

Dinas Kesehatan setempat yakinnya, berupaya tetap memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.

"Jadi Sabtu kemarin, kami sudah persiapkan tempat sementara, dengan menyewa rumah warga, supaya pelayanan kesehatan tetap berjalan dan akan berupaya mencari tempat yang lebih representatif lagi untuk pelayanan yang maksimal," katanya.
Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

PDAM Bandarmasih Berhasil Capai Keuntungan Rp48 Miliar


Direktur Utama PDAM Bandarmasih Muslih didampingi Dir Umum dan Pemasaran PDAM yang baru Farida Ariani.(Antranews kalsel/sukarli)




"keuntungan tersebut sesuai dengan laporan keuangan tahun 2016 yang diaudit kantor Akuntan Publik berdasarkan SAK-ETAP dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)."
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berhasil memperoleh keuntungan mencapai Rp48 miliar pada priode 2016.

Menurut Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir Muslih saat jumpa pers di kantor PDAM Bandarmasih, Senin, keuntungan tersebut sesuai dengan laporan keuangan tahun 2016 yang diaudit kantor Akuntan Publik berdasarkan SAK-ETAP dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Selain itu, kinerja PDAM Bandarmasih pada 2016 itu pula sudah dievaluasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalsel dengan pridikat katagore baik.

Dikatakan Muslih, sesuai evaluasi kinerja PDAM dan juga pendapatan selama tahun 2016 itu dinyatakan ada meningkat signifikan daripada tahun 2015.

Khususnya segi laba atau keuntungan, di mana total pendapatan yang masuk sebesar Rp48 miliar sekian atau naik lebih 100 persen dari tahun 2015.

"Kalau 2015 lalu hanya sekitar Rp15 miliar sekian, pada 2016 lebih dua kali lipatnya," papar Muslih.

Namun, ungkap dia, tingginya keuntungan ini tidak terlepas dari dihapuskannya utang PDAM oleh pemerintah pusat dengan kisaran Rp30 miliar lebih.

"Kalau keuntungan sebenarnya hanya sekitar Rp17 miliar, tetap ada peningkatan," timpalnya.

Keuntungan besar saat ini dirasakan PDAM, papar Muslih, adalah tidak adanya beban utang masa lalu lagi, yakni, dimulai pada 1992 saat PDAM mendapatkan dana pinjaman lunak dari luar negeri atau Italia sebesar Rp35 miliar ditambah dari pemerintah pusat dan lainnya untuk pembangunan infrastruktur.

Setelah sekian lama, ujar dia, hutang PDAM menjadi sangat membengkak, hingga kepayahan untuk mencicilnya.

Bahkan, ungkap Muslih, saat dilakukan restrukturesasi utang PDAM pada 2010 itu ternyata akumulasi mencapai Rp125 miliar, sebab bunga pinjamannya mencapai 11,75 persen dan denda penunggakannya sebesar 15 persen.

Akhirnya, kata Muslih, PDAM mendapatkan keringanan dari pemerintah pusat sebesar 30,5 persen untuk mencicil utang selama 10 tahun, namun belum mencapai masa itu pada 2012 PDAM berhasil melunasi sisa cicilan yang sudah diringankan tersebut.

"Setelah beberapa tahun mendapat pemantauan pemerintah pusat baik sisi kenerja dan pengelolaan keuangan, akhirnya hutang PDAM dihapus mutlak melalui persetujuan presiden langsung," bebernya.

Dengan tidak adanya lagi beban utang masa lalu, papar Muslih, maka PDAM bisa berjalan sangat normal dan sehat, di mana peningkatan pelayanan dan produksi air bersih berkualitas terus dilakukan.

"Kalau cakupan pelayanan kita sudah 99,9 persen, namun yang masih menjadi masalah saat ini kehilangan air yang masih sulit ditangani oleh karena struktur alam dan perpipaan yang memang perlu diremajakan," pungkasnya.
Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

PKS Hadirkan Anis Matta


Oleh Syamsuddin Hasan
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Selatan menghadirkan presiden partai politik tersebut, untuk kampanye akbar dalam bentuk rapat umum di Banjarmasin, Rabu (2/4).

 Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kalsel Ibnu Sina di Banjarmasin, Selasa, mengatakan kampanye akbar itu, akan dihadiri sekitar 5.000 kader dan simpatisan parpol yang bermisi dakwah tersebut.

 "Insya Allah, Anis Matta yang juga calon presiden RI dari PKS berorasi, mengobarkan semangar pada kader dan simpatisan, untuk memenangkan KPS di `Bumi Perjuangan Pangeran Antasari` Kalsel," katanya.

 Ia mengatakan massa yang menghadiri kampanye akbar di Gelanggan Remaja dan Olahraga (GOR) Hasanuddin H.M. Banjarmasin itu, kader dan simpatisan PKS di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten dan kota tersebut.

 Politikus muda PKS yang dua periode menjadi anggota DPRD Kalsel itu, mengatakan PKS tetap istiqamah memperjuangkan rakyat dan konsisten.

 "Apalagi, sebelumnya (23/3), sekitar 20.000 kader dan simpatisan PKS memadati Stadion Murakata Barabai (165 kilometer utara Banjarmasin), ibu kota Kabupaten Hulu Sungan Tengah, Kalsel," ujarnya.

 Ia mengatakan hingga saat ini, parpolnya masih mendapat tempat di masyarakat setempat.

 "Rupanya, partai pemenang di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan HST itu benar-benar disayangi dan dicintai masyarakat daerah hulu sungai atau `Banua Enam` Kalsel tersebut," katanya.

 Ia memperkirakan suasana di Banua Enam itu mampu "menyengat" kader dan simpatisan PKS di Banjarmasin dan daerah sekitar agar semakin bersemangat untuk memenangkan parpol bernomor urut 3 pada Pemilihan Umum 2014.

 Selain kehadiran Anis Matta, tim nasyid Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Shoutul Harokah, dan penyanyi hip hop dari Bandung Ebeat Beat A juga bakal memeriahkan kampanya akbar di "Kota Seribu Sungai" Banjarmasin.

 Berdasarkan jadwal, acara tersebut sekitar pukul 13.00 waktu setempat, atau setelah shalat zuhur, dan dihadiri para pimpinan DPP PKS, seperti Sekjend Taufik Ridho, serta anggota Fraksi PKS DPR RI, masing-masing Habib Aboe Bakar Al Habsyie dan Habib Nabiel Fuad Almusawa.

  Sebelum menghadiri kampanye akbar, rombongan Presiden PKS itu terlebih dahulu menikmati soto khas Banjar, Kalsel, bersama insan pers di provinsi tersebut.   
  
Editor: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © 2014

Misi Meraih Medali


Herry Murdy Hermawan

Pelepasan Atlet Karate ke Kejurnas Piala Kasad XII
(Herry Murdy Hermawan)
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Federasi Olahraga 
Karate Indonesia (Forki) Kalimantan Selatan mengirimkan 13 atlet dengan harapan mampu menciptakan sejarah baru bagi Kalsel di ajang Kejurnas Piala Kasad XII.

"Untuk kejuaraan ini kita menargetkan mampu meraih 3 medali," kata Marudut Tampubolon, Ketua Pengprov Forki Kalsel usai pelepasan atlet di sekretariat KONI Kalsel.

Forki Kalsel mengirimkan 13 atlet mengikuti Kejuaraan Nasional Karate Piala Kasad XII yang akan berlangsung 2-5 April 2014 di Makasar dengan target 3 medali.

Untuk Kejurnas ini Forki Kalsel menargetkan perolehan medali dari perorangan atas nama Sugiantoro kelas -75 kilogram, Sepriani (-55 kg), Anton Arisandi (-60 kg) dan nomor Kata Beregu Putra. Namun atlet lainnya tetap memiliki peluang membuat kejutan dengan meraih medali.

Seperti diketahui, sejak keikutsertaan di tahun 1988 hingga 2013, kontingen Forki Kalsel hanya mampu meraih satu perunggu di tahun 2012, dan kejuaraan kali ini diharapkan mampu menambah catatan medali bagi Forki Kalsel.

"Kejurnas Piala Kasad ini memang cukup bergengsi sehingga banyak karateka yang ingin berprestasi di sini, namun kami siap berjuang," kata Sugiantoro, atlet andalan Kalsel diajang tersebut.

Sebelum mengikuti Kejurnas Piala Kasad XII, semua karateka melakukan persiapan latihan intensif selama sebulan dan seminggu karantina.

"Bagi atlet Kalsel yang mesti diterapkan kesana adalah menjadi juara dan mental yang tangguh, tidak ada alasan-alasan penyebab kekalahan," kata Marudut.

Atlet yang mampu berprestasi di ajang ini akan diproyeksikan ke pelatnas Asian Games XVII Nopember 2014 di Korea Selatan dan Kejuaraan South East Asia Karate bulan Agustus 2014 di Vietnam.

Editor: Herry Murdy Hernawam
COPYRIGHT © 2014

Bank Kalsel Ditantang Menasional


Oleh Hasan Zainuddin

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin menantang manajemen Bank Kalsel ke depan harus mampu menjadi sebuah bank yang beroperasi berskala nasional.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Rabu menanggpi HUT Bank kalsel ke-50 dan kian berkembangnya bank milik Pemprov Kalsel tersebut.

Ia menilai kontribusi Bank Kalsel terhadap pembangunan daerah wilayahnya begitu besar, baik selaku lembaga pemberi kredit kepada masyarakat juga kontribusinya terhadap Pendapatan Asdli Daerah (PAD) pemerintah setempat.

Menurut gubernur lembaga perbankan yang tadinya hanya sebagai kas daerah tersebut terus berkembang dan berusia 50 tahun, hingga kini memiliki cabang di 13 kabupaten kota se Kalsel, belum lagi 19 unit, dan pembantu cabang termasuk di Jakarta yang membuktikan lembaga ini sudah sejajar dengan perbankan lainnya.

Bahkan gubernur menantang pihak manajemen Bank Kalsel terus mengembangkan sayapnya bukan saja ke Jakarta tetapi ke seluruh ibukota provinsi di tanah air.

Menurutnya keberadaan lembaga perbankan ini bukan saja melayani soal perbankan tetapi juga ikut dalam kehidupan masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan,keagamaan, dan kehidupan lainnya.

Ia juga menyarankan penyaluran kredit terhadap pengusaha kecil terus ditingkatkan sehingga keberadaan bank ini benar-benar dicintai masyarakat Kalsel (banua).

Berdasarkan data 40 persen kredit lembaga ini dikhususnya untuk usaha mikro dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat kecil.

Kredit disalurkan kisaran Rp10 juta hingga hingga Rp200 miliar, ada yang hanya untuk tukang bakso, pedagang es kelapa, kelontongan, hingga kredit besar seperti pembiayaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan lainnya.

Jumlah kredit yang disalurkan bank ini Rp6 triliun, sementara tabungan masyarakat Rp2 triliun tapi jika ditotalkan termasuk deposito maka senilai Rp8 triliun.

Dalam HUT ke-50, Selasa malam dilaksanakan pengundian yang dihadiri beberapa pihak, keluar sebagai pemenang pertama nasabah dari Tanjung ibukota Kabupaten Tabalong dengan nomor undian 0010985715 sehingga nasabah bersangkutan berhak atas mobil Toyota Fortuner.

Pada kesempatan tersebut diserahkan juga hadiah 16 buah mobil Suzuki Ertiga kepada nasabah yang memenangkan undian yang diselanggarakan sebelumnya di Duta Mall Banjarmasin.

Berdasarkan catatan rangkaian HUT tersebut undian hadiah mobil Suzuki Ertiga dari Bank Kalsel berlangsung di pusat perbelanjaan modern Qmall Banjarbaru dan 93 sepeda motor disamping ada emas 1,1 kilogram.

Mengenai kegiatan sosial pada acara HUT ini ada donor darah Rabu 19 Maret 2014 dengan target 250 hingga 300 orang, serta ziarah ke makam pendahulu Bank Kalsel 17 Maret 2014. 
  
Editor: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © 2014

Kalsel Bentuk Perusahaan Perkredit


Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin,(Antara)- Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengungkapkan pemerintahannya membentuk sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak dalam pemberian kredit kepada masyarakat di daerah ini.

Perusahaan tersebut disebut PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkreda), kata Gubernur Kalsel Rudy Ariffin saat pengundian hadiah utama Bank Kalsel dalam rangkaian HUT bank tersebut di Grand Palace Restauran di Banjarmasin, Selasa malam.
 Menurut Gubernur Kalsel, perusahaan tersebut dikhususkan untuk memberikan kepada kredit terhadap masyarakat yang mengelola industri kecil, yang tidak terjangkau oleh kredit pihak perbankan lainnya.

Maksudnya agar masyarakat ekonomi lemah tersebut bisa menambah modalnya melalui perusahaan ini, tanpa harus memina pinjaman terhadap bank konvensional yang memiliki persyaratan rumit.

Dengan demikian diharapkan kian banyak masyarakat ekonomi lemah mampu mengembangkan usahanya dan diharapkan terus berkembang maka akhirnya ekonomi kalsel akan terus membaik, tuturnya dalam acara yang dihibur oleh penyanyi Jakarta Ruth Sahanaya tersebut.

Untuk menghidupkan perusahaan tersebut pihak pemprov Kalsel telah memberikan modal awal sebesar Rp50 miliar, dan diharapkan modal tersebut bisa berkembang sesuai harapan, makanya lembaga ini akan dikelola pihak profesional yang ditunjuk.

Menurut Gubernur Kalsel,modal awal tersebut bisa saja ditambah sewaktu-waktu tetapi ia berharap akan keterlibatan pemerintah kota dan pemerintah kabupaten se Kalsel ikut membantu menambah modal perusahaan tersebut.

Karena dipastikan wilayah operasi perusdahaan pemberi kredit ini akan berada di kabupaten dan kota, tambahnya.

 Ia menambahkan bahwa perusahaan tersebut sudah mengoantongi ijin usaha dari pihak otoritas keuangan dan akan bermita dengan Bank Kalsel.   

Editor: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © 2014

Alat Berat Peti Ditemukan Di Arutmin


Oleh Hasan Zainuddin

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel)- Pihak PT Arutmin Indonesia menemukan sejumlah alat berat saat operasi pengawasan Penambangan Tanpa Ijin (Peti) di areal lahan Perjanjian Kerjasama Pengembangan Pertambangan Batu Bara (PKP2KB) milik perusahaan tersebut.

 Humas PT Arutmin Indonesia Zainuddin JR Lubis melalui email kepada ANTARA Cabang Kalsel di Banjarmasin, Sabtu mengatakan dengan adanya penemuan tersebut akhirnya kasusnya diserahkan kepada polisi setempat.

 Dijelaskan penemuan alat berat tersebut setelah sebuah tim pengamanan internal PT Arutmin Indonesia tambang Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, bersama dengan Polsek Satui, Brimob dan tim PT Jhonlin Baratama (JB) melakukan patroli PETI di Pit Sajuna dan Pit Abimanyu pada pekan ini.

 Pada saat patroli, tim gabungan menemukan sejumlah alat berat PETI yang tidak dioperasikan (standby) dan satu excavator PC 300.

 Selain itu tim juga mendapati dua unit dump truck sedang aktif memuat batubara. Padahal sehari sebelumnya, hampir semua alat berat PETI tersebut aktif bekerja di dalam PKP2B Arutmin Indonesia.

 Tim mengamankan seorang operator excavator dan dua orang supir dump truck yang selanjutnya diserahkan ke Polsek Sungai Danau.

 Pemilik alat berat belum diketahui karena masih menunggu hasil Berita Acara Pemeriksanaan (BAP) dari kepolisian, tambahnya.

 Kemudian, tim gabungan melanjutkan patroli ke Pit Abimanyu. Di Pit Abimanyu, semua alat berat PETI dalam keadaan tidak ada kegiatan.

 Dalam perjalanan tim gabungan berpapasan dengan AJG yang dikawal dua unit LV. AJG diduga melakukan penambangan tanpa izin di kawasan yang berdekatan dengan Sungai Baruna dan berada dalam wilayah kawasan hutan.

 Selama ini aktivitas PETI tersebut mengaku atas izin kontraktor Arutmin yaitu Jhonlin Baratama (JB), padahal JB tidak pernah memberikan izin, tambah Zainuddin Lubis.

 Selain itu, wilayah kerjasama Arutmin dan JB hanya mencakup Pit Perintis dan Jumbang, bukan di Pit Satui ataupun Pit Mulia.

 Untuk mengamankan wilayah Arutmin Tambang Satui, secara rutin Tim Pengamanan Internal Arutmin Tambang Satui melakukan patroli,tambahnya.

Editor: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © 2014


Rel Ganda Dorong Harga Daging Turun


Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Anggota Komisi IV DPR-RI Habib Nabiel Fuad Almusawa berharap, pengoperasian rel kereta api ganda Jakarta - Surabaya pada April 2014 akan dapat mendorong penurunan harga daging sapi lokal di daerah konsumen.

 "Dengan selesainya pembangunan rel ganda itu akan bisa mengurangi kendala distribusi daging sapi dari daerah produsen ke wilayah konsumen," tandasnya dalam keterangan pers kepada wartawan di Banjarmasin, Jumat.

 Daging sapi lokal diharapkan bisa diangkut dengan kereta api dari daerah produsen di Jawa Timur dan Jawa Tengah secara massal dalam waktu yang lebih cepat dan minim pungutan liar, lanjut legislator asal daerah pemilihan Kalimantan Selatan itu.

 "Dengan angkutan secara massal serta ongkos angkut yang relatif murah, maka logikanya harga daging sapi di Jabodetabek nanti bisa lebih murah ketimbang sekarang," tambahnya mengomentari selesainya pembangunan rel ganda Jakarta - Surabaya.

 Ia mengungkapkan, Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) pada 21 - 24 Maret 2014 mengadakan penelusuran harga daging sapi di Pasar Tradisional di Bandung, Bogor dan Jakarta.

 Dari penelusuran tersebut diketahui harga daging sapi lokal masih tinggi, yaitu antara Rp90 ribu - Rp100 ribu per kilogram, ungkap alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.

 "Tapi distribusi dengan menggunakan kereta api jelas lebih efisian. Harapannya harga daging sapi lokal di daerah konsumen bisa lebih murah. Bagus kalau bisa sesuai harapan pemerintah, Rp75 ribu/kilogram," ujarnya.

 Ia menambahkan, tahun lalu Kementerian Pertanian menjalin kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menyediakan gerbong angkut daging sapi dari Jatim ke Jakarta.

 "Dalam kerja sama tersebut disepakati PT KAI mengangkut 800 ton daging per hari," ungkap wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyandang gelar insinyur dan magister bidang pertanian itu.

 Politisi PKS yang kembali mencalonkan diri menjadi anggota DPR-RI lewat daerah pemilihan (dapil) Kalsel 2 itu minta, Kementerian Pertanian (Kementan) untuk lebih mengintensifikan kerja sama dengan PT KAI agar bersedia menyediakan gerbong angkut daging sapi lebih banyak.

 "Kalau dulu atau sampai saat ini, rel masih tunggal. Tapi mulai April mendatang rel sudah ganda, mestinya bisa mengangkut daging sapi lebih banyak lagi dari keadaan sebelumnya," demikian Habib Nabiel.

Editor: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © 2014


PKS Turut "Earth Hour"


Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Kalimantan Selatan Ibnu Sina menyatakan, pihaknya turut serta dalam "Earth Hour" (mematikan lampu listrik secara total selama satu jam) pada 29 Maret 2014.

"Karena itu, kami sudah anjurkan seluruh kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di kabupaten/kota se-Kalsel agar mematikan lampu listrik secara total selama satu jam pada 29 Maret 2014," ujarnya kepada wartawan di Banjarmasin, Jumat.

"Bukan cuma kantor PKS kabupaten/kota atau Dewan Pimpinan Daerah (DPD), kantor Dewan Pimpinan Wilayah DPW PKS Kalsel pun pada hari itu turut Earth Hour," lanjut sarjana perikanan dan magister bidang lingkungan hidup tersebut.

Menurut dia, mematikan lampu listrik secara total selama satu jam pada kantor PKS tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalsel sebagai salah satu kontribusi peduli terhadap lingkungan dan hemat listrik.

"Kita ingin turut berpartisipasi dalam gerakan Earth Hour yang dimulai oleh `World Wide Fund for Nature` (WWF) di Sydney Australia tahun 2007," tandas alumnus Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) yang berkampung di Banjarbaru itu.

Earth Hour sebuah kegiatan global yang diadakan WWF pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahun, yaitu memadamkan lampu yang tidak diperlukan di rumah dan perkantoran selama satu jam untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim.

Kegiatan yang dicetuskan WWF dan Leo Burnett ini pertama kali diselenggarakan tahun 2007. Saat itu, 2,2 juta penduduk Sydney berpartisipasi dengan memadamkan semua lampu yang tidak diperlukan.

Kemudian beberapa kota di seluruh dunia ikut berpartisipasi dalam Earth Hour 2008. Earth Hour 2014 akan dilaksanakan 29 Maret 2014 pukul 20.30 sampai 21.30 waktu setempat.

Ia berharap, PKS Kalsel mampu menjadi contoh partai politik (parpol) lain di provinsinya, agar ikut dalam kancah global mengenai hemat energi dan kota ramah lingkungan.

Karena menurut dia, gerakan penghematan energi tentunya akan mengubah kebiasaan pola hidup boros, baik untuk aksesori rumah dan taman maupun lingkungan.

"Kami ingin menjadi contoh dan mengajak kepada masyarakat, turut serta peduli dalam penghematan energi dan perubahan iklim dunia," lanjut politisi muda PKS itu.

Ia berpendapat, memulai kepedulian terhadap lingkungan, bisa dilakukan dengan hal kecil terlebih dahulu. Salah satunya dengan ikut serta dalam Earth Hour.

"Tidak perlu repot, cukup matikan lampu listrik di rumah, kantor anda selama satu jam, terutama lampu yang tidak atau belum digunakan," ajak mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu dengan tersenyum.

"Peduli dengan lingkungan dan perubahan iklim bisa juga dilakukan dengan cara sederhana. Padamkan lampu atau peralatan listrik hanya satu jam dalam Earth Hour," demikian Ibnu Sina. ***3*** 



 Nurul H

(T.KR-SHN/B/N005/N005) 28-03-2014 16:49:03 
Editor: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © 2014

 







Design by Burung Enggang.