-
  • Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 2 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 3 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 4 Description.
Home » , » Sentra Wirausaha TKI Diresmikan

Sentra Wirausaha TKI Diresmikan

Written By Administrator on Monday, March 31, 2014 | 3:47:00 AM


Oleh Jose Rizal
Martapura, (Antaranews Kalsel) - Kepala Badan Nasional Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP3TKI) Gatot Abdullah Mansyur meresmikan sentra wirausaha tenaga kerja Indonesia purna di Desa Kelampayan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat.

 Peresmian tempat usaha mandiri bagi mantan TKI dihadiri Bupati Banjar Khairul Saleh dan istri, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Banjar dan undangan lain disaksikan ratusan warga di Kecamatan Astambul itu.

 "Peresmian sentra wirausaha bagi TKI purna merupakan bagian dari program perlindungan mantan TKI selain penempatan, setelah mereka pulang kembali ke tanah air," ujar Kepala BNP3TKI.

 Ia mengatakan, mantan TKI sudah seharusnya dibina sehingga mampu berusaha di kampung halaman baik dengan modal sendiri maupun modal bantuan dari pemerintah pusat dan daerah maupun perbankan.

 "Banyak peluang usaha yang bisa dijalankan TKI purna baik membuka usaha mandiri, mengolah kekayaan alam maupun membuka pelayanan atau jasa bagi orang lain sehingga mereka tidak pergi lagi," ungkapnya.

 Bupati Banjar Khairul Saleh sangat mendukung keberadaan sentra wira usaha bagi kelompok TKI purna yang dikembangkan pada salah satu desa di kabupaten itu dan diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

 "Kami sangat mendukung sentra wirausaha bagi TKI purna karena menjadikan mereka memiliki usaha mandiri setelah kembali ke daerah asal dan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraannya," ujar.

 Menurut dia, keberadaan sentra wirausaha itu juga sebagai wujud pembinaan bagi eks TKI sehingga mereka tidak menjadi beban akibat menganggur setelah pulang dari luar negeri tempatnya bekerja.

 "Sebagai bentuk dukungan sentra wirausaha ini, pemkab menghibahkan empat buah toko yang pengelolaannya diserahkan kepada kelompok TKI purna dibawah binaan BNP3TKI Banjarbaru," ujar bupati.

 Camat Astambul Gusti Suryani mengatakan, jumlah warga desa yang pernah menjadi TKI kecamatan itu mencapai 300 orang tersebar di dua desa yakni Desa Kelampayan Ulu dan Desa Kelampayan Tengah.

 "Jumlah TKI purna pada dua desa itu memang cukup banyak mencapai 300 orang dan sepulangnya dari luar negeri mereka rata-rata membuka usaha seperti berjualan di rumah," kata camat.

 Sementara itu, sentra wirausaha yang dijalankan TKI purna adalah menjual aksesoris perhiasan, produk makanan dan minuman hingga menjual perlengkapan shalat seperti peci, sarung dan pakaian.


Editor: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © 2014

Share this post :
 

Design by Burung Enggang.