Oleh Rusmanadi
Paringin, (Antaranews Kalsel) - Data Dinas
Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan,
mencatat sebanyak lebih dari 50 unit koperasi di kabupaten setempat, tidak
aktif lagi.
Menurut Kepala Bidang
Koperasi, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop)
setempat, Dahri di Paringin, Jumat, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap
koperasi-koperasi yang tidak aktif lagi tersebut.
"Melalui
evaluasi yang telah dilakukan, diketahui beberapa penyebab koperasi-koperasi
tersebut tidak aktif lagi," ujarnya.
Beberapa penyebab
koperasi tidak aktif lagi antara lain karena adanya pengurus lama yang
meninggal dunia dan tidak ada kaderisasi untuk melanjutkannya.
Selain itu, katanya,
terkadang terjadi perubahan status wilayah atau perpindahan tempat tinggal
anggota sehingga koperasi jadi terbengkalai.
"Masyarakat
sendiri, begitu ada anggota koperasi yang pindah domisili atau meninggal dunia,
enggan menghidupkan atau mengaktifkannya lagi dengan alasan ketidaktahuan atau
tidak mampu," katanya.
Karena itulah,
tambahnya, sepanjang 2014 ini Disperindakop setempat akan mengupayakan untuk
dapat mengaktifkan kembali koperasi-koperasi tersebut.
"2014 ini kita
targetkan dapat mengaktifkan lagi 60 buah koperasi yang bermasalah dan
ditargetkan akan tumbuh lima koperasi baru," tambahnya.
Di Balangan sendiri
hingga saat ini tercatat secara keseluruhan, termasuk koperasi-koperasi yang
tidak aktif lagi, terdapat 97 buah koperasi.
Dari 97 buah koperasi
tersebut, dua diantaranya yaitu Koperasi Kredit (Kopdit) di Kecamatan Halong
dan Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Adaro Indonesia telah berhasil dikelola
dengan baik dan mampu memiliki modal sendiri.
Editor: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © 2014





