Oleh Hasan Zainuddin
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pengurus Persatuan Gulat
Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Selatan berkeinginan mengembalikan kejayaan
wilayah ini sebagai gudang atlet gulat nasional dan menjadi kiblat pembinaan
olahraga tersebut di Indonesia.
Ketua Bidang Hukum
PGSI Kalsel, Fauzan Ramon seusai pelantikan pengurus PGSI Kalsel oleh Ketua
Umum KONI Kalsel Haji Sulaiman HB di Banjarmasin, Kalsel, Sabtu, mengakui
dibandingkan masa-masa sebelumnya prestasi gulat Kalsel saat ini jauh menurun.
Dulu, menurut Fauzan
Ramon yang juga Ketua PGSI Kota Banjarmasin tersebut, setiap PON atau kejuaraan
apa saja atlet gulat Kalsel yang mendominasi perolehan medali atau menjadi
juara.
Bahkan saat masa
kejayaan gulat Kalsel, wilayah ini menjadi kiblat pembinaan gulat di Tanah Air,
karena waktu itu sampai-sampai Kalsel mendatangkan pelatih dari Korea Selatan.
Oleh karena itu,
dalam kepengurusan yang baru ini dilantik ia akan mengajak seluruh pengurus
ikut memikirkan kembali bagaimana Kalsel kembali berjaya di cabang yang banyak
menyumbangkan medali di saat PON tersebut.
Pelantikan pengurus
PGSI tersebut, sekaligus kegiatan Rapat Anggota KONI Daerah (Rakonda) Kalsel
yang diikuti pengurus KONI se 13 kabupaten dan kota Kalsel, serta pengurus top
organisasi keolahragaan untuk membahas berbagai program ke depan.
Terutama menghadapi
PON remaja di Jawa Timur akhir tahun 2014 serta PON IXX di Jawa Barat tahun
2016 nanti.
Ketua Umum KONI
Kalsel Haji Sulaiman meminta seluruh peserta Rakonda memberikan masukan
sekaligus evaluasi berbagai program, untuk mencari solusi aagar prestasi atlet
Kalsel lebih baik, khususnya jangka pendek PON remaja di Surabata.
Editor: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © 2014





