-

Seputar Kalsel



  • Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 2 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 3 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 4 Description.

Pimpinan SKPD Batola Tandatangani Fakta Kinerja

Marabahan, (Antaranews Kalsel) - Para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Barito Kuala, dan camat  melakukan penandatanganan perjanjian kerja dengan Bupati Batola H Hasanuddin Murad, pada pelaksanaan Upacara Bendera tanggal 17 Juli 2017, di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (17/7).


Pimpinan SKPD yang melakukan penandatanganan perjanjian kerja tersebut berjumlah 30 buah,  termasuk Sekdakab Batola H Supriyono dan 17 kecamatan se-Batola.

Bupati Hasanuddin Murad mengatakan, meski agak terlambat, penandatanganan perjanjian kinerja ini untuk meneguhkan dan melegalisasikan kinerja seluruh SKPD yang harus diwujudkan dalam tahun penyempurnaan 2017.

Setelah ditandatanganinya perjanjian kerja itu, sebut dia,  para pimpinan SKPD diminta segera menindaklanjuti dengan melakukan perjanjian kerja terhadap pejabat di bawah sampai para pejabat pelaksana.

Agar diakhir tahun 2017,  jelas dia,  sesuai hasil pengukuran kinerja akan menentukan penilaian prestasi kinerja setiap PNS baik sasaran kinerja pegawai (SKP) maupun perilaku pegawai sesuai kenyataan yang ada.

Diterangkan mantan anggota DPR-RI itu, perjanjian kerja ini merupakan bagian penerapan Sistem Akuntansi Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sesuai Peraturan Presiden No. 29/2014 pada Pemkab Batola yang diharapkan semakin baik dan meningkat.

Untuk itu, dia meminta,  kepada pejabat struktural dan unsur pimpinan di setiap SKPD disarankan untuk pandai, jeli, dan cerdas dalam mengelola SKPD.

Dalam hal hubungan kerja sebagai salah satu unsur tugas yang menjadi bagian dari komunikasi pemerintahan.

Para pimpinan SKPD, ucap dia, juga  diminta mampu memilah dan memilih kegiatan yang diikuti dan hadiri terhadap yang bersifat strategis, teknis, maupun serimonial serta petugas yang didelegasikan.

“Begitu pula dengan kegiatan  yang harus ditunda dan yang dikedepankan,” tegasnya.

Khusus kepada camat, mantan Dosen Fakultas Hukum ULM itu menegaskan agar benar-benr secara berkala memberikan fasilitasi, pengendalian dna pengawasan kepada pemerintah desa, utamanya dalam pengelolaan APBDes yang tak hanya menyangkut substandi yang harus direalisasikan,  namun juga proses prosedur pengelolaan keuangan desa, termasuk pelaporannya wajib memenuhi standar akuntansi yang ditetapkan.

Sebagai contoh, sebut bupati, pelaporlan kemajuan keuangan harus diolah dan dituangkan berdasarkan proses aplikasi Simkuedes dan tidak manual lagi.

“Anggaran aparatur kecamatan untuk turun ke desa cukup saja sepanjang tidak dimanfaatkan untuk keperluan lainnya,” tegasnya.

Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Pemkab Buka Kesempatan Mengisi Lima Jabatan Kosong

Marabahan, (Antaranews Kalsel) - Bupati Barito Kuala  H Hasanuddin Murad mengatakan, saat ini Pemkab Batola membuka peluang bagi ASN yang berminat mengisi lima jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) masih kosong.


“Bagi yang berminat dan memenuhi kriteria silahkan mendaftarkan diri mengikuti seleksi Talent Pool yang dilaksanakan BKN Banjarbaru hingga akhir bulan Juli ini,” kata Hasanuddin Murad,  saat membina Upacara Bendera 17 Juli sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kinerja lingkup Pemkab Batola, Senin (17/7).

Kepada ASN yang sudah mengikuti Talent Pool, menurut dia,  hasilnya akan dapat dimanfaatkan untuk seleksi.

Sementara bagi yang belum mengikuti, sebut dia,  akan tetap diuji melalui Talent Pool yang dilaksanakan pihak lain yang akan ditunjuk Pemkab Batola.

Terkait seleksi Talent Pool, bupati menerangkan, dilaksanakan seiring persiapan pelaksanaan E-Kinerja yang sekaligus memaknai Undang-Undang ASN dimana pemerintah akan mengubah sistem kinerja pegawai secara bertahap yang juga menjadi bagian reformasi birokrasi.

Pemkab Batola mulai semestar II tahun 2017, jelas Hasan, mulai menerapkan e-Kinerja secara bertahap yang aplikasinya akan diadopsi dari BKN.

Untuk itu, ungkap dia, seluruh ASN mau tidak mau wajib mengikuti dan jika tidak maka ada konsekuensi yang merugikan diri sendiri dalam status sebagai PNS.

Seiring persiapan pelaksanaan e-Kinerja, mantan Dosen Fakultas Hukum ULM  mengimbau kepada ASN Batola, mulai saat ini untuk menjadi aparatur yang berubah menjadi lebih baik, profesional, dan berdisiplin.

Demikian, ungkapnya,  dalam tata cara memberikan pelayanan dan fasilitasi kepada masyarakat yang senantiasa mampu menghadirkan aktifitas kepemerintahan di setiap sisi kehidupan masyarakat beserta permasalahannya tanpa harus dibatasi dimensi ruang dan waktu.

“Ini memang tidak mudah,  namun bukan berarti sulit. Pelayanan melalui peran aparatur ini akan terwujud dengan baik jika saudara mengedepankan sikap disiplin, berkinerja dan melayani sebagai aparatur profesional yang memiliki korsa kokoh pada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala,” tukasnya.



Editor: Imam Hanafi

Bupati : Tidak Ada Alasan ASN Tidak Bekerja

Marabahan, (Antaranews Kalsel) - Bupati Barito Kuala, H hasanuddin Murad menegaskan,  tidak ada alasan apapun bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak bekerja meskipun tidak ada anggaran langsung yang menopangnya.


“Aparatur sipil negara (ASN) dalam bekerja telah diberikan gaji dan tunjangan,” ujar  Bupati Barito Kuala  H Hasanuddin Murad,  saat membina Upacara 17 Juli sekaligus Penandatanganan Fakta Kinerja bagi para Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Batola, di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (17/7).

Melalui sistem money follow program (MFP), menurut dia,  tidak setiap unit SKPD memperoleh alokasi anggaran, namun tugas pokok harus tetap diaktualisasikan seoptimal mungkin.

Mantan anggota DPR-RI itu sempat mempertanyakan tentang beberapa instruksi yang pernah disampaikannya pada upacara bendera awal tahun 2017 tepatnya pada Rabu (04/01) 2017 lalu.

Untuk itu, menurut dia, disisa waktu tahun kinerja 2017 ini para pimpinan SKPD termasuk camat dan seluruh ASN diingatkan kembali agar meneguhkan niat baik untuk melakukan setiap tugas pokok dengan bekerja lebih keras, cerdas, tertib, dan cermat dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja serta melaksanakan perubahan pada pengelolaan SKPD melalui pemanfaatan teknik manajemen maupun teknologi informasi yang dilandasi kecintaan terhadap Barito Kuala.

Dikatakan mantan Dosen Fakultas Hukum ULM itu, meniti karier dalam profesi ASN saat ini semakin tidak mudah.

PP No.11/2017 tetang Manajemen ASN yang melengkapi UU No. 5/2014 tentang ASN, tegas dia,  telah mengatur dan memberikan peluang secara obyektif sekaligus mewajibkan ASN untuk selalu mengembangkan diri dalam rangka peningkatan kompetensi pribadi dan kapasitas kelembagaan.

Dengan demikian, sebutnya, bagi pribadi-pribadi ASN yang tidak berusaha mengembangkan diri, meningkatkan kemampuan, dan berusaha lebih baik maka dengan sendirinya akan tersisih dari persaingan yang semakin ketat dan kompetetif.

“Agar tidak tersisih dari persaingan saudara harus mampu menjadikan diri sebagai ASN yang tak sekadar abdi negara dan abdi masyarakat,  namun benar-benar pegawai profesional yang memalui sistem merit dihargai berdasarkan kemampuan, kecakapan dan keahlian yang dimiliki,” pungkas bupati.





Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Tim Setneg Kunjungi Tanbu Terkait Pemindahan Ibukota

Peta wilayah Kabupaten kabupaten Tanah Bumbu dimana tanahnya terbilang keras sehingga dianggap layak menjadi Ibukota Negara.(Antaranews Kalsel/hms)
"Mereka akan melakukan peninjauan selama tiga haridi beberapa titki yang sudah di prioritaskan oleh tim sekneg"
Batulicin, (Antaranews Kalsel) - Romombongan Kementrian Sekretaris Negara mengunjungi Kabuapaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan untuk meninjau dan menindaklanjuti rencana pemindahan ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke "Bumi Bersujud".

Kepala Dinas Informasi Dan Komunikasi Kabupaten Tanah Bumbu, Ardiansyah, di Batulicin, Rabu, mengatakan rombongan Sekertaris Negara (Setneg) akan tiba di Tanah Bumbu pada Rabu (12/7) sekitar pukul 16.00 Wita.

"Rombongan tersebut akan tiba terlebih dahulu di Bandara Syamsudin Noor lewat VIP Room Banjarbaru pukul 08.30-09.30 wita menuju kediaman Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor di Banjarmasin," katanya.

Selanjutnya pukul 09.30-12.00 wita akan diadakan pertemuan tim Sekneg dengan Gubernur Kalimantan Selatan. 12.00-13.00 wita dilanjutkan makan siang.

Pukul 13.00-13.30 wita tim Sekneg cek in pesawat ke Kabupaten Kotabaru, Kemudian pukul 13.50-14.30 wita penerbangan dari Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru menuju Bandara Syamsir Alam Kotabaru.

Pukul 14.30-15.30 wita mendarat di Kotabaru dilanjutkan perjalanan ke Kabupaten Tanah Bumbu melalui jalur laut. Selanjutnya pukul 16.00 wita penyambutan tim sekneg oleh pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

"Informasi yang kami terima nanti ada tiga pejabat tinggi dan beberapa staf yang datang ke Tanah Bumbu. Mereka akan melakukan peninjauan selama tiga haridi beberapa titki yang sudah di prioritaskan oleh tim sekneg," katanya.

Sementara ini pemerintah daerah hanya menyiapkan penyambutan tim ke Kebapaten Tanbu karena sebagai salah satu calon ibu kota Negara RI bersama Kotabaru yang berada di Pulau Kalimantan.

"Informasi terahir palangkaraya yang sempat menjadi calon Ibukota Negara gagal karena tidak memenuhi syarat. pasalnya daerah tersebut di dominasi dengan daerah gambut. Sedangkan untuk kabupaten Tanah Bumbu tanahnya terbilang keras sehingga dianggap layak," paparnya.
Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Bupati Minta Selama Ramadhan Pelayanan Tetap Normal

"Kami tidak menginginkan Bulan Ramadhan dijadikan sebagai alasan akan tetapi justru harus ditingkatkan dari segi pelayanan baik di tingkat dinas maupun kecamatan"
Batulicin, (Antaranews Kalsel) - Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Mardani H Maming meminta kepada pegawai di jajaran pemerintah daerah setempat agar tetap melaksanakan pelayanan secara efektif kepada masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan 1348 Hijriah.

"Kami tidak menginginkan Bulan Ramadhan dijadikan sebagai alasan akan tetapi justru harus ditingkatkan dari segi pelayanan baik di tingkat dinas maupun kecamatan," kata Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming, di Batulicin, Rabu.

Meskipun jam kerja berkurang dibandingkan dengan hari kerja biasa, agar pelayanan kepada masyarakat tetap normal maka para pegawai tidak ada alasan untuk tidak masuk kerja.

Bupati Mardani H Maming berharap, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Tanah Bumbu mampu melahirkan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik dan cepat.

Inovasi merupakan salah satu kunci bagi seluruh pejabat dan perangkat daerah lainnya untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan dan mengejar pembangunan daerah menjadi lebih cepat sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

"Saya minta agar seluruh OPD bisa membuat program dan inovasi-inovasi kreatif bagi peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah," katanya.

Untuk memastikan pegawai dan pelayanan di instansi lingkup pemerintahan "Bumi Bersujud" tetap terlayani maka pihaknya juga melakuan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa dinas dan kantor pelayanan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Swipil (Disdukcapil) M. Hanafiah melalui Sekretaris Murhansyah menambahakan dalam hal pelayanan tetap menjalankan pada tindakan yang profesional agar masyarakat benar-benar terlayani.

"Kami melayani masyarakat dengan membiasakan budaya antri melalui nomor antrian yang tersedia, sehingga pelayanan lebih teratur, sebab masyarakat yang datang banyak dari Desa. Dengan nomor antrian itu mereka lebih mudah mengatur waktu pengambilan KTP atau berkas yang diurus," terangnya
Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017
 







Design by Burung Enggang.